Soal Kasus VoIP Telkom, Dirjen Postel 'Bungkam'

Jakarta, Soal kasus VoIP di Telkom, Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar enggan memberi pernyataan lisan kepada DPR. Ia mengaku sudah memberikan keterangan resmi pada Kepolisian. "Secara resmi Ditjen Postel sudah diminta oleh Polisi untuk memberi kesaksian mengenai masalah ini," kata Basuki menjawab pertanyaan Komisi I DPR di gedung DPR MPR, Jakarta.

"Jadi bukan kita tidak bersedia, izinkan saya menjawab secara tertulis. Saya tidak ingin statement yang saya keluarkan mempengaruhi keputusan pengadilan," katanya.

"Kami biarkan pengadilan berjalan dengan apa adanya, dengan mekanisme yang ada, dan dengan tata nilai yang ada di sistim pengadilan. Kami sudah memberikan kesaksian secara resmi dengan kepolisian. Jadi mohon maaf saya tidak bisa memberikan pernyataan," tambahnya.

Sementara Dirut Telkom Arwin Rasyid merasa prihatin dan mengaku dalam posisi yang tidak menyenangkan. Kasus dugaan manipulasi pulsa terkait teknologi voice over internet protocols (VoIP) itu melibatkan Direktur SDM Telkom, Jhon Welly, sebagai tersangka.

"Ini memprihatinkan dan mempengaruhi moral kerja, dan menimbulkan ketakutan karena suatu saat semua bisa dipanggil," kata Arwin. "Dengan direksi yang nggak full capacity, cuma 60-70 persen, tantangan Telkom makin berat. Kalau diobok-obok atas bawah kiri kanan, bisa mengakibatkan saham turun dan turunnya kontribusi pada negara" jelas Arwin.

Mendapat jawaban seperti itu, Anggota DPR Komisi I Effendi Simbolon langsung bereaksi. "Kalau manajemen Telkom benar dan bisa dipertanggungjawabkan tidak perlu takut kinerja turun. Tidak ada excuse meski hilang 30 persen kapasitas dan menghilangkan public service capacity. Kalau seperti itu, anda lebih baik mundur saja secara legowo (ksatria-red)," kata Effendi berapi-api.

Arwin pun menanggapi dengan memberikan alasan. "Kita bukan mencari excuse, lagian kita sudah teken kontrak management. Kita juga kan mempertanggungjawabkannya pada komisaris dan stakeholder. Kita hanya sekedar melaporkan sulitnya keadaan kami," jawab Arwin.

========================
Source : DetikiNet
9 Februari 2006 09:26:52 WIB Pengirim : tux-edo
 
Info Lain..
  • Ronaldinho Tidak Perkuat Brazil Dalam Pertandingan Persahabatan Lawan Rusia
    Federasi Sepakbola Brazil (CBF) mengumumkan di websitenya hari Senin bahwa Ronaldinho telah diberi i...
  • XL Luncurkan Mobile Ticketing
    Kemajuan teknologi telekomunikasi membuat segala sesuatu menjadi lebih cepat, praktis dan mudah. Pem...
  • Senator Demokrat: Bush, Direktur CIA Munafik Soal Kebocoran
    Kapanlagi.com - Senator senior Partai Demokrat di Komite Intelijen, Jumat, menuduh pemerintah Presid...
  • Hati-hati, \'Predator Online\' Mengincar Anak Anda!
    Kapanlagi.com Sudah merupakan hal yang lumrah kalau orang-orang membuat jaringan sosial lewat dun...
  • Akan Ada Konsorsium Litbang 3G
    Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar menegaskan bahwa setiap operator 3G harus mematuhi kesepakatan y...
  • Worm Eksploitasi Celah di Mambo-PHP
    Sebuah worm Linux kedapatan telah mengeksploitasi beberapa celah yang menganga di Mambo, sebuah Cont...
  • Doyan SMS, Jutaan Orang Keluhkan Sakit Jempol
    Layanan pesan singkat (short message service/SMS) memang banyak digemari. Tak terkecuali oleh penggu...
  • Roaming Hotspot 13 PJI Direncanakan Maret
    Tiga belas perusahaan penyelenggara jasa internet (PJI) Indonesia akan menyepakati kerjasama roaming...
  • Microsoft, Linux Dominasi Ponsel Cerdas 2010
    Symbian yang saat ini mendominasi sistem operasi ponsel cerdas, diperkirakan akan segera dikudeta ol...
  • Mitra XL Gandeng Manufaktur 3G Cina
    Jakarta, Vodafone Group dan Huawei Technologies mengumumkan kerjasamanya dalam hal pemasokan perangk...
  • Username:

    Password:

    Auto login
    mo gabung?

    Waktu sekarang:
    16th Oktober 2007, 05:41
     
    » Home
     
     
    Al-Baqarah:216
    Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu.
    add kata bijak