Catat Rekor, Komunikasi Laser 25 Juta Kilometer
|
Wahana antariksa bernama Messenger milik NASA berhasil melakukan komunikasi dengan stasiun Bumi yang berjarak 25 juta kilometer menggunakan sinar laser. Keberhasilan ini tercatat sebagai rekor terjauh yang dicapai menggunakan sinar laser.
Messenger yang diluncurkan pada 2004 sedang melakukan perjalanan enam tahunnya ke Merkurius. Pada akhir Mei 2005, para ilmuwan NASA menggunakan Mercury Laser Altimeter (MLA) untuk bertukar data dengan Observatorium Geofisika dan Astronomi Goddard di Maryland, AS. Alat komunikasi laser tersebut sebenarnya didesain untuk memetakan permukaan planet Merkurius.
Percobaan serupa pernah dilakukan sebelumnya, namun hanya menghubungkan Bumi dengan wahana Galileo yang berjarak sekitar 6 kilometer. Selain itu, komunikasi yang dilakukan hanya satu arah sebab Galileo tidak dilengkapi pemancar laser.
Pita lebar
Laser diandalkan sebagai pilar teknologi komunikasi pita lebar nirkabel di masa depan. Laser dapat mengirimkan data dengan kecepatan 10 hingga 1000 kali lipat lebih besar daripada gelombang radio. Laser juga dapat membawa data yang lebih besar dibandingkan gelombang radio.
Tidak hanya komunikasi antara Bumi dengan wahana antariksa yang membutuhkan kemampuan transmisi pita lebar, tapi juga komunikasi antarwahana antariksa. Adalah satelit Kirari milik Jepang dan satelit ARTEMIS milik Eropa yang pertama kali berhasil melakukan komunikasi dua arah menggunakan laser baru-baru ini.
"Kami telah mencoba kemungkinan tersebut selama sepuluh tahun terakhir," kata David Smith, seorang peneliti dari Goddard Space Flight Center yang terlibat di sana. Alat serupa juga dipasang di salah satu wahana yang akan dikirim ke Mars.
Mars Telecommunication Orbiter yang rencananya diluncurkan 2010, namun ditunda karena hambatan dana, akan mampu mengirimkan data ke Bumi dengan kecepatan 1 hingga 30 juta bit perdetik. Sebagai perbandingan, komunikasi antara Bumi dan Mars sekarang dilakukan dengan kecepatan 128 ribu bit perdetik.
Komunikasi menggunakan sinar laser relatif lebih rumit daripada gelombang radio. Pemancar dan penerima harus benar-benar tepat sebab jalur yang dilalui merupakan garis yang relatif lurus. Berbeda dengan gelombang radio yang menyebar.
Jika masalah menentukan titik yang tepat dapat diatasi, laser akan memiliki manfaat lebih besar selain sebagai jalur komunikasi. Para astronom dapat menggunakan laser untuk mengukur pergerakan planet dengan keakuratan yang sangat baik. "Dengan gelombang radio, kesalahan pergeserannya satu hingga dua meter sedangkan menggunakan laser kesalahan tersebut dapat dikurangi menjadi hitungan centimeter," kata Smith.
Laser juga dapat dipakai untuk memahami prinsip-prinsip fisika dasar dengan lebih baik. Misalnya untuk mempelajari berbagai teori relativitas yang hanya dapat dilakukan pada pengukuran yang sangat akurat dan jarak sangat jauh.
***********************************
Sumber : http://www.livescience.com/
| 8 Januari 2006 09:18:54 WIB |
Pengirim :
tux-edo |
|
|
|
|
| Info Lain.. |
XL Luncurkan Mobile Ticketing Kemajuan teknologi telekomunikasi membuat segala sesuatu menjadi lebih cepat, praktis dan mudah. Pem... Senator Demokrat: Bush, Direktur CIA Munafik Soal Kebocoran Kapanlagi.com - Senator senior Partai Demokrat di Komite Intelijen, Jumat, menuduh pemerintah Presid... Hati-hati, \'Predator Online\' Mengincar Anak Anda! Kapanlagi.com
Sudah merupakan hal yang lumrah kalau orang-orang membuat jaringan sosial lewat dun... Akan Ada Konsorsium Litbang 3G Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar menegaskan bahwa setiap operator 3G harus mematuhi kesepakatan y... Worm Eksploitasi Celah di Mambo-PHP Sebuah worm Linux kedapatan telah mengeksploitasi beberapa celah yang menganga di Mambo, sebuah Cont... Doyan SMS, Jutaan Orang Keluhkan Sakit Jempol Layanan pesan singkat (short message service/SMS) memang banyak digemari. Tak terkecuali oleh penggu... Roaming Hotspot 13 PJI Direncanakan Maret Tiga belas perusahaan penyelenggara jasa internet (PJI) Indonesia akan menyepakati kerjasama roaming... Microsoft, Linux Dominasi Ponsel Cerdas 2010 Symbian yang saat ini mendominasi sistem operasi ponsel cerdas, diperkirakan akan segera dikudeta ol... Mitra XL Gandeng Manufaktur 3G Cina Jakarta, Vodafone Group dan Huawei Technologies mengumumkan kerjasamanya dalam hal pemasokan perangk... Internet, Tempat \"Hang Out\" Paling Asyik Saat Ini Percaya atau tidak, hampir sepertiga warga Amerika memakai internet hanya untuk bersenang-senang ata... |
|
|
|
|
|
|