'E-Learning' Strategis Bagi Dosen-Mahasiswa
|
Sistem pembelajaran dengan menggunakan electronic learning (e-learning) sangat strategis bagi dosen dan mahasiswa karena interaksi belajar mengajar tidak terbatas di kelas.
"Dengan sistem pembelajaran itu interaksi dosen dan mahasiswa dapat dilakukan tidak terbatas pada saat tatap muka di kelas, namun dapat dilakukan setiap saat," kata Ketua Jurusan Agronomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Ir Agus Nugroho Setiawan MP di Yogyakarta, Rabu (01/03).
Menurut dia, sistem pembelajaran itu merupakan pengembangan dan bukan menggantikan sistem pembelajaran yang sudah ada, seperti pembelajaran beralat bantu komputer.
"Dengan sistem pembelajaran e-learning, berbagai dokumen program pembelajaran dapat terintegrasikan dan diakses oleh mahasiswa setiap saat sehingga interaksi dosen dan mahasiswa menjadi lebih baik," katanya.
Meskipun demikian, katanya, penerapan program pembelajaran e-learning itu mengandung banyak konsekuensi, di antaranya institusi harus menyediakan infrastruktur yang diperlukan, dosen harus menyiapkan materi untuk di-up-load, dan mahasiswa harus terus mengikuti perkembangan informasi di e-learning.
Ia mengatakan, dengan kemajuan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tersebut diharapkan prestasi mahasiswa menjadi lebih baik dan tingkat pengulangan mata kuliah menjadi rendah.
"Selain itu, berbagai informasi hasil penelitian, publikasi, kegiatan ilmiah, pengabdian masyarakat dapat segera diterima dan direspon mahasiswa," katanya.
Atas dasar itu, menurut dia, jurusan Agronomi UMY menerapkan sistem pembelajaran on-line dalam bentuk e-learning dengan memanfaatkan jaringan internet.
"Implementasi pemanfaatan e-learning di jurusan Agronomi UMY telah dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari sosialisasi, workshop hingga pelatihan bagi dosen dan mahasiswa," katanya.
| 2 Maret 2006 08:37:05 WIB |
Pengirim :
tux-edo |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|