Gempa Besar Masih Mengancam Sumatra
|
Gempa Besar Masih Mengancam Sumatra
Jakarta, Kamis
Lempeng dasar laut Sumatra yang menunjukkan adanya patahan.
Tekanan dan patahan yang diakibatkan gempa Bumi Desember lalu masih mengancam wilayah Sumatra karena posisi lempeng saat ini berpotensi memicu gempa besar yang bisa diikuti tsunami. Demikian diungkapkan tim peneliti dari Universitas Ulster, Inggris.
Menurut para peneliti, pergeseran yang menyebabkan gempa bulan Desember telah menambah tekanan pada patahan Sumatra dan lempeng Sunda. Kedua lempeng ini bertemu atau bertabrakan di bawah laut, tepatnya di barat daya Pulau Sumatra. Bila tekanan itu mengakibatkan runtuhnya lempeng, maka akan memicu gempa dengan kekuatan 7-7,5 skala magnitudo di daratan dan 8-8,5 skala magnitudo di dasar laut.
Adapun gempa bumi lalu terjadi saat lempeng Samudra Hindia terdorong masuk ke bawah lempeng Burma yang menopang Sumatra. Dorongan itu menyebabkan runtuhan sehingga terjadi gempa. Gempa tersebut menggoyang air diatasnya, sehingga terjadi gelombang besar yang kita kenal sebagai tsunami.
Selain menimbulkan bencana, pergeseran yang terjadi setelah gempa juga memunculkan ketidakseimbangan lempeng bumi di sekitarnya, yang bisa mengakibatkan keruntuhan di jalur pertemuan lempeng itu. "Kami menemukan adanya tekanan besar yang diakibatkan gempa 26 Desember lalu," kata John McCloskey, salah seorang peneliti.
Data menunjukkan tekanan itu meningkat hingga lima tingkat di patahan sepanjang 50 kilometer dekat pusat gempa terdahulu. Kenaikan tekanan hingga sembilan tingkat juga tampak sepenjang 300 kilometer di dekat Banda Aceh.
Berdasar temuan ini, para peneliti memprediksikan kemungkinan timbulnya gempa di wilayah tersebut. "Kenaikan tekanan ini membuat saya berani mengatakan adanya resiko gempa di masa mendatang," kata Profesor McCloskey.
Sesungguhnya beberapa peneliti percaya gempa besar di wilayah Sumatra memiliki siklus 200 tahunan, ditentukan berdasarkan tekanan yang tertimbun di zona pertemuan lempeng. Gempa besar sebelumnya terjadi 150 tahun lalu, namun menurut Profesor McCloskey gempa Desember akan mempercepat siklus ini.
Yang lebih perlu diwaspadai adalah fakta bahwa gempa besar - bila terjadi - di bawah laut Sumatra akan sangat mungkin memicu munculnya tsunami lagi. Oleh karenanya sistem peringatan dini perlu segera dibangun, selain juga pelatihan evakuasi pada masyarakat sekitar. (bbc.co.uk/wsn)
| 29 Maret 2005 11:45:36 WIB |
Pengirim :
admin |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|