Huawei Bangun Jaringan Telepon Pedesaan di Jawa Timur

Huawei Technologies Co. Ltd. menandatangani nota kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) Indonesia mengenai Pemanfaatan Teknologi Komunikasi Pedesaan di kantor Departemen Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi, Jum’at (17/3). Berdasarkan nota kesepahaman ini, Huawei akan membangun infrastruktur jaringan CDMA2000-1x EV-DO pada pita frekuensi 450 MHz.

Sesuai nota kesepahaman tersebut, Huawei akan menghibahkan perangkat telekomunikasi CDMA 2000-1X 450 MHz dalam sistem infrastruktur yang terdiri atas mobile switching controller (MSC), base station controller (BSC), dan 20 base transmission station (BTS) kepada Pemerintah Indonesia yang akan diteruskan oleh Ditjen Postel kepada pemerintah daerah setempat.

Sebanyak 20 BTS akan dibangun di beberapa daerah di Jawa Timur. Enam BTS akan dibangun di Pacitan dan secara keseluruhan diharapkan akan mencakup lebih dari 85 persen wilayah Pacitan. Keenam BTS akan ditempatkan di TVRI Nawangan, Arjosari, Pacitan, TVRI Wonorogo dan Tulakan. Sedangkan, 14 BTS lainnya akan dibangun merata di Trenggalek, Madiun, Bondowoso dan Situbondo. Pemilihan Pacitan dan daerah sekitarnya sebagai penerima hibah dilatarbelakangi pertimbangan bahwa daerah-daerah tersebut tergolong paling miskin di Jawa Timur.

Cakupan lebih luas

Keberadaan 20 BTS tersebut selanjutnya akan diintegrasikan dengan alat dan perangkat telekomunikasi yang dimiliki oleh PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia. Operator inilah yang nantinya menyediakan akses jaringan dan mengoperasikan layanan telekomunikasi perdesaan tersebut. Penggunaan teknologi CDMA2000-1x 450 MHz memungkinkan digunakan untuk melayani cakupan lebih luas sehingga dapat menekan biaya telekomunikasi yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan jaringan GSM atau jaringan CDMA lainnya.

"Kerjasama dengan Ditjen Postel ini sesuai dengan komitmen kami untuk menyediakan sistem dan teknologi telekomunikasi untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi lebih banyak orang untuk merasakan manfaat dari kemajuan teknologi telekomunikasi," kata Ma Yue, Presiden Direktur PT. Huawei Technologies Investment di sela-sela acara penandatanganan nota kesepahaman. Ini juga menunjukkan bahwa teknologi jaringan Huawei dapat dipergunakan juga untuk daerah pedesaan.

Untuk kasus daerah pedesaan, rendahnya jumlah penduduk dan kondisi topografi area yang berbukit mengharuskan dipergunakannya teknologi yang tepat untuk dapat menyediakan fasilitas telekomunikasi yang baik namun dari segi biaya tidak memberatkan operator ataupun pemakai. Dengan jaringan yang dibangun Huawei, tantangan tersebut diharapkan dapat diatasi.

Selain Huawei, PT. Microsoft Indonesia dan Qualcomm International juga memberikan hibah berupa software dan 16 perangkat komputer untuk pendirian Community Access Point (CAP). Pemberian berbagai perangkat yang dihibahkan tersebut bertujuan untuk menyediakan akses telekomunikasi dan Internet sebagai embrio Community Access Point (CAP) kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Pacitan dan beberapa kabupaten disekitarnya.

-----------------------------------------------
Sumber : Kompas Cyber Media
22 Maret 2006 05:42:25 WIB Pengirim : tux-edo
 
Info Lain..
Username:

Password:

Auto login
mo gabung?

Waktu sekarang:
18th Oktober 2007, 03:26
 
» Home
 
 
H.R. Bukhari
"Sesungguhnya Allah merentangkan tangan-Nya pada malam hari memberi kesempatan tobat bagi para pelaku kesalahan pada siang hari dan merentangkan tangan-Nya pada siang hari memberi kesempatan tobat bagi pelaku kesalahan pada malam hari, sampai kelak matahari terbit dari barat (kiamat)."
add kata bijak